Kamis, 21 Maret 2013

Gemeter

Siang ini ada kabar yang sukses bikin saya gemeter, sampai sekarang bahkan masih gemeter
Kabar duka dari salah seorang teman, bagi saya mengejutkan, mungkin karena sudah lama saya tak tahu kabar terakhirnya, meski saya masih menyimpan kontak bbmnya, tapi jarang saya menyapanya, dan saat mendengar kabar tentangnya, langsung kaget sampe gemeter.
Dia meninggal semalam, katanya sih karna kanker
Innalilahiwainnalilahi rojiun
Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengamati bbmnya, lama tak ada apdetan status ataupun ganti display picture, yang saya tahu awal tahun ini dia mulai mengaktifkan kembali whatsappnya. Kalauu nggak salah ingat beberapa waktu yang lalu dia juga sempat apdet, entah di socmed yang mana saya lupa, tapi dari apdetannya itu saya tahu kalau dia baru keluar dari rumah sakit setelah sebulan dirawat disana.

Dulu, saya kenal dia di sebuah desa di malang tempat dia kkn dan saya kuliah praktek, di situ ada beberapa program yang kita kerja sama dan berhubung dia laki-laki dan dari jurusan olahraga, dia dan beberapa teman sejurusan sering membantu kita beres-beres balai desa kalau ada kegiatan. Dia baik, nggak banyak omong tapi banyak bantu, saya sempat kagum dengan kalimatnya saat itu yang intinya, lain kali kalau butuh bantuan sms aku aja
Saat itu, karena kelompok kuliah praktek saya Cuma 7 orang yang terdiri dari 6 perempuan dan 1 laki-laki, kita sangat butuh bantuan untuk beres-beres balai desa, apalagi saat itu balai desa dipakai sebagai kelas sementara oleh SD yang sedang di renovasi, dan untuk praktek ini kita sering pakai balaidesa, jadi akan banyak kegiatan beres-beres balai desa. Saat itu, kalau ndak salah ada kegiatan lomba masak di balai desa, kerjasama kelompok saya dan kelompokk kkn dia, kegiatan in sekaligus dipake untuk mengerjai temannya yang ulang tahun, jadi saya disuruh oleh ketua kelompok kknnya untuk marah-marah ke kelompok kkn mereka. sebenernya, tanpa di suruh saya sudah mau marah-marah, selain karena hobi saya marah, juga karena ini adalah kegiatan bersama tapi yang beres-beres balai desa awalnya kelompok saya saja, keren ga si cewek-cewek cantik di suruh angkat-angka meja? Dan karena wajah saya yang nyeremin, saya yang disuruh marah-marah
*eh?
Kalau ga salah nyimpulin, dia ini mikir saya beneran marah karena ndak dibantuin sama temen-temennya, jadi dia deketin saya dan bilang, lain kali nggak perlu marah-marah kayak gitu, kalau memang butuh bantuan kamu sms aku aja, aku bakal bantuin kok, aku lo tadi tidur-tiduran di posko, kalau kamu sms akukan bisa ajak temen-temen yang lain bantuin, ga perlu marah-marah
Jujur ya, saya langsung terdiam saat dia bilang gitu, ndak nyangka aja jaman sekarang ada orang yang mau bantuin tanpa banyak omong bahkan dia yang nyuruh ndak usah ngomong-ngomong
Selanjutnya, tiap kali butuh bantuan, saya sering sms dia, bahkan saatpesta perpisahan kelompok kami, dia yang pas itu diundang sebagai tamu setuju-setuju aja gitu pas saya larang pulang sebelum bantuin beres-beres balai desa. Saat itu dia sempat kasih syarat, dia mau bantu asal saat
mereka ngadain acara serupa saya datang. Saya mengiyakan, tapi dia tak percaya, dia cukup tahu
saya cewek dan cewek nggak bakal datang ke acara malam-malam yang dilakukan di desa yang letaknya 15kiloan ke arah gunung dari kota malang ini. Tapi dia salah, saya suka sama tantangan, selain itu juga karena rasa terima kasih saya pada kelompok kkn nya, jadi saya datang, nggak sendirian kok, ada ketua kelompok saya dan teman juga, jadi kita bertiga yang datang. Dia tersenyum saat itu, saya juga, pastinya, apalagi dia tampil akustikan di depan, tambah deh kadar kegantengannya
#eh?
Dan dia bener-bener baik, saya ndak tahu itu usulan siapa, tapi pas pulang dari desa itu, sekitar jam 11 malam kalau ndak salah, jadi sekalian saya dan teman-teman pulang, dia dan temannya yang sejurusan, ada sekitar 5 orang juga turun (istilah untuk kembali ke malang, red). Saat itu, saya motoran sendiri bareng sama motornya ketua kelompok saya, teman saya satunya diantar oleh temannya, kalo ndak salah, manisnya adalah ketika saya dan ketua kelompok saya ini kayak dikawal sama dia dan temannya, jadi dia ada di belakang motor saya dan temannya di depan motor saya, saya makin kagum sama dia. Jarang, ato muungkin saya aja yang kurang gaul kali ya, jadi kurang sering ketemu orang yang kayak gitu. Akhirnya saya sampai rumah dengan penuh ketenangan, aman dan pastinya selamat.
Sumpah ya, kalo inget-inget kebaikannya malah gemeter rasanya, jadi ndak percaya dia sudah ndak ada, mungkin bener kali ya katanya kalau orang baik itu akan lebih cepat meninggalnya. Apapun itu, selamat jalan teman.
Semoga Allah mengampuni semua dosamu dan menerima semua amal ibadahmu, semoga semua doa orang-orang yang sayang padamu dikabulkan, semoga mendapat tempat terbaik dan semoga kamu memaafkan semua kesalahan atau perbuatan yang mungkin menyakitkan yang pernah kita lakukan.
Amiiiiiin

Tidak ada komentar: